My Bucketlist was Checked! by Anna


Korea jadi salah satu destinasi impian Anna sejak beberapa tahun lalu, terinspirasi dari drama yang sering ditonton, jadi memunculkan rasa penasaran tentang negara satu ini. Saya jadi punya banyak cerita soal perjalanan kali ini, mulai dari beli tiket pesawat pp ke Seoul tapi satu dan lain hal, gagal berangkat. Setelah gagal itu, saya mengajak teman saya –Kak Puti- untuk pergi menggunakan travel atau tour agent saja, alasannya, setidaknya bisa dibantu segala kebutuhan, termasuk tiket pesawat juga urus-urus dokumen visa. Saat kami sepakat pakai tour. Saya mulai mencari tour agent yang sesuai selelra, tapi belum ada yang menarik, sampai salah seorang teman saya merekomendasikan menggunakan jasa BWAMTrip karena dia kenal langsung dengan founder-nya, Kak Cindy.

Setelah menimbang beberapa hal, termasuk soal rasa percaya dan fleksibilitas yang ditawarkan, kami pilih BWAMTrip. Saya merasa lebih nyaman menggunakan jasa yang sudah dikenal dan punya rekomendasi positif. Selain itu,BWAMTrip yang memberikan kebebasan mengatur itinerary jadi tidak mengharuskan kita untuk ikut agendanya, kita juga bisa lebih bebas eksplorasi.

Sayangnya, drama perjalanan saya belum selesai, saat saya sudah memiliki jadwal keberangkatan pada awal 2017, harus di cancel karena teman saya menikah. Diundur menjadi pertengahan atau memasuki musim semi, tapi lagi-lagi cancel. Autumn jadi pilihan kami. Saat semua sudah siap untuk jalan, visa pun sudah beres, tapi lagi-lagi karena hal-hal diluar rencana jadi saya undur lagi, sementara teman saya tetap berangkat bersama suaminya. Dan, finally, winter 2018 jadi pilihan saya untuk menghabiskan waktu liburan di Korea selama delapan hari.

Sempat ada kekhawatiran karena saya tidak kenal dengan peserta trip lainnya, akankah saya bisa menemukan teman yang nyambung, akankah saya ketemu teman yang mau susah-senang selama perjalanan, dan akankah saya menikmati liburan bersama orang-orang baru. Ternyata ketakutan saya tinggallah ketakutan, saya mengalami banyak pengalaman seru, termasuk menemukan teman perjalanan yang asik.

Rombongan winter ini terdiri dari enam belas orang, yang enamnya berasal dari satu keluarga, kemudian ada satu pasangan dan sisanya para single-super-happy. Haha.. Kami berangkat jumat malam tanggal 9 februari, dan mendarat sabtu pagi di Seoul, langsung menuju penginapan di area Hongdae. Sampai di penginapan, kami hanya menaruh koper dan menambah lapisan baju sebelum bertempur dengan dinginnya Seoul. Yeiy, kami siap bertualang!

Bersama kak Arin dan Meta

Sabtu siang itu, matahari terlihat terik tapi sama sekali tidak mengurangi rasa dingin dengan suhu 1 derajatnya Seoul. Kami mulai berjalan dan pergi menggunakan subway Hongik yang hanya berjarak sepuluh langkah dari penginapan. Tujuan pertama, Gyeongbokgung Palace, dan sekitarnya. Sampai di lokasi, ternyata sedang ada pertunjukkan dihalaman depan dan dipenuhi banyak orang, jadi kami foto-foto di depan istana dan lanjut ke area depan. Area patung Raja Sejong, panglima dan lainnya dari Kerajaan Joseon, sempat mampir juga tempat souvenir Pyeongchang dan foto-foto di trotoar jalanan.

Hari itu kami lebih banyak sightseeing beberapa area sebelum akhirnya berlabuh di Hongdae Guesthouse untuk beristirahat. Penginapan ini punya fasilitas yang cukup lengkap, tersedia microwive, kulkas, kompor listrik, peralatan makan dan minum, ditambah layout interior yang dipenuhi pajangan-pajangan lucu ala Korea, terasa homey banget, bikin betah dan nyaman.

GYEONGBOKGUNG PALACE

Hari kedua, kami (saya, Kak Arin, Maureen, Nika, dan Meta-suami) bergegas menuju beberapa destinasi yang dituju. Kebetulan saya dan Kak Arin sama-sama punya wishlist untuk foto pakai baju tradisional Korea di depan Gyeongbokgung Palace yang kemarin belum jadi karena kesorean. Setelah tanya Kak Cindy, kami pun menyewa hanbok di tempat penyewaan hanbok girls dengan biaya 10.000 won per dua-jam.

Setelah ganti baju, kami langsung menuju Gyeongbokgung Palace, daaan.. brrrrr.. dinginnya suhu minus 4 derajat terasa sangat menusuk kulit kami. Tapi demi foto dan wishlist, saya dan Kak Arin mengambil gerak cepat untuk berfoto tanpa coat-tanpa gloves. Sedari pintu masuk, lorong kanan-kiri, terus masuk sampai ke taman-taman kami berfoto, intinya tidak melewatkan satu sudut pun untuk berfoto. Menyadari sudah hampir dua jam menyewa, kami pun berlari keluar dan tanpa disangka bertemu Kak Cindy, daaan foto-foto lagi. Haha.. Ditempat penyewaan kami juga bertemu keluarga Bu Novi yang sama-sama menyewa hanbok , cuma sayangnya mereka bertahan kurang dari satu jam aja karena ngga sanggup sama dinginnya.

BUKCHON VILLAGE

Lanjut kami menuju Bukchon, tadinya mau jalan kaki tapi ternyata terlalu jauh buat orang macam kami, jadilah naik subway aja. Sampai area Bukchon kami merasa lapar dan mencari makanan pengganjal dulu, mampirlah di GS25, lalu lanjut eksplorasi Bukchon sambil foto-foto tentunya. Kami mencari rumah-rumah tradisional ala Korea yang unik-unik, juga spot foto yang menarik sepanjang Bukchon, karena lokasinya yang cukup luas, jadi kami membatasi waktu untuk segera ke destinasi selanjutnya.

ITAEWON CENTER MOSQUE

Sekitar pukul 4 sore waktu setempat, saya dan Kak Arin meninggalkan Bukchon menuju Itaewon menggunakan subway lagi, turun di Itaewon stastion exit 3. Dari beberapa petunjuk yang kami dapat dari arahan Meta dan Nika juga dari blog-blog lain, katanya perjalanan menuju Itaewon panjang dan melelahkan. Jadi, aku dan kak arin sudah menyiapkan mental lebih dulu dan saling menguatkan selama perjalanan. Hehe.. Alhamdulillah sesuai petunjuk yang kami baca kami sampai, dan memang benar, perjalananya cukup mendaki, kan emang jalan menuju kebenaran ga pernah mudah. Hehe..

Ada kejadian lucu di mesjid ini, jadi ceritanya, aku dan Kak Arin, ngomongin soal kemungkinan kita ketemu sama oppa-oppa muallaf yang ada di central mesjid. Ngga lama dari obrolan itu, ada laki-laki berwajah Korea tulen menuju mesjid, dan, entah, saya pikir, dia mau shalat juga kali, ya, akhirnya ikutin dia. Eh, ternyata dia malah menuju office-nya. Hha.. malu banget. Untung Cuma Kak Arin dan beberapa wisatawan melayu-yang-ngga-dikenal yang melihat kelakuanku waktu itu. Hehe..

Tempat wudhu perempuan ada di sayap kanan mesjid, selesai wudhu terus masuk ke mesjid akan berasa deh tuh, rasa-rasa badan pengen beku. Saking dinginnya dicampur air wudhu yang masih sisa dimuka dan tangan. Brr.. minus 4 derajat ternyata. Kami menikmati nuansa religi disini, dengar suara adzan dan ikut shalat berjamaah maghrib dilanjut jamak isya.

MYEONGDONG MARKET

Sore menjelang malam, kami bersegera menuju Myeongdong, pasar kosmetik terbesar di Korea. Meski suhu sudah menurun di minus 2, kami bersemangat menjelajah satu toko ke toko lainnya, berusaha membandingkan harga dan hitung-hitung ala rupiah. Puas berbelanja, kami pun lapar dan sempat ingin makan di salahsatu resto. Sayangnya, resto-nya menjual pork, jadi hanya Maureen yang bisa makan. Maka, Maureen pun pesan ramyeon, tapi si pemilik resto bilang tidak bisa kalau hanya satu yang makan sementara kami bertiga saat itu, padahal sudah dijelaskan bukan kami tak mau makan tapi memang tak boleh makan pork. Lucunya, pas kami mau pergi malah ditahan, dan bilang akan dibuatkan ramennya. Keburu kesal, kami pun pergi dan memilih mencari makan disekitar Hongdae saja.

Lupa tepatnya, berapakali saya mengunjungi Myeongdong selama delapan hari di Seoul, karena tempat ini terlalu menggoda dan buat ketagihan, ya, ketagiihan belanja. Hehe.. Pertama kali kesini waktu malam minggu alias malam pertama kami di Seoul, belanja ngga terlalu banyak juga, karena awalnya mikir cuma untuk oleh-oleh saja. Mampir ke hampir semua toko kosmetik yang ada, dari Innisfree, Laneige, Nature Republic, Tony Moly dan lainnya. Kali kedua pun sama, saya memburu beberapa produk kosmetik untuk saya dan ada beberapa titipan dari teman.

Oiya, belanja disini akan dapat tax refund kalau banyak juga ada beberapa promo dan discount khusus. Misal beli 2 gratis 1 atau beli sejumlah berapa nanti dapat free sheet mask yang kalau dihitung-hitung secara rupiah kita untung juga. Tapi ada beberapa produk yang harganya ngga jauh beda sama online shop di Jakarta, cuma ya, saya tipe orang yang susah percaya sama olshop penjual kosmetik dan skincare sih, jadi mending beli langsung dinegaranya.

NAMDEMUN MARKET

Ini pasar yang katanya surganya belanja oleh-oleh baik itu makanan ataupun barang-barang seperti gantungan kunci, sumpit dan lainnya. Kami berenam menuju tempat ini dengan sangat antusias awalnya, tapi, begitu keluar dari subway. Hufftt.. angin sore yang berhembus kencang sekali buat kami jadi tak fokus berbelanja karena kedinginan. Saya lumayan dapat beberapa barang yang saya mau seperti sumpit, magnet kulkas, dan alat makan yang memang masuk list saya. Btw, saya banyak belanja untuk memenuhi keinginan pribadi, ya dan beberapa oleh-oleh.

Disini banyak penjual yang lumayan bisa bahasa indoensia juga, jadi sambil berbelanja mereka bisa sambil melucu atau bertanya beberapa kata dalam bahasa indonesia. Saya dapat tas lucu cuma seharag 5000 won lho, terus kak arin juga dapat coat yang bagus seharga 5000 won, kalau Meta dan suaminya borong banyak oleh-oleh, terus Maureen dapat satu set alat makan karakter untuk keponakannya.

NAMI ISLAND, PETITE FRANCE

Tujuan Nami island ini dengan full-team alias lengkap berenam-belas seluruh peserta tur bwamtrip (kurang satu orang sih ternyata). Pagi jam 9 kami beranjak dari Hongdae Guesthouse ke Gapyeong dengan perjalanan selama kurang lebih 2 jam. Sampai di Gapyeong, Kak Cindy menawarkan mau naik bus tour seharga 10000 won pp tapi bus-nya hanya sekitar setengah atau satu jam sekali atau naik taksi dengan biaya sekitar 9000-18000won (Nami ke Petite), 3000 won (Gapyeong ke Nami) tapi bisa patungan. Menghitung jarak dan waktu, kami memutuskan untuk naik taksi saja beramai-ramai, supaya cepat sampai di lokasi.

Tujuan pertama, Nami island, setelah beli tiket seharga 10.000 won kami menuju kapal ferry dan menikmati perjalanan 5-10 menit disisi sayap kapal. Sesampainya disana, kami diberi waktu tiga jam untuk eksplorasi Nami island dan berkumpul dipintu masuk lagi. Saya dan Kak Arin langsung atur strategi, mengambil sudut-sudut unik dan foto bergantian. Mulai dari titik awal, ukiran es balok, boneka-boneka salju, wish-tree, spot ikon pohon-pohon Nami island, sampai foto dengan patung winter sonata. Rasanya kami benar-benar menjelajah seluruh bagian Nami dan foto dihampir semua bagiannya, sampai lupa diri. Lalu, bertemu dengan Kak Mendy dan Kak Klara yang mengajak kami untuk bersegera ke kapal ferry.

Lanjut ke destinasi Petite France. Saya jauh lebih excited dengan tempat ini, karena ini jadi lokasi syuting drama My Love from another stars, yang dimainkan Kim So Hyun, drama yang masih mengenang buat saya. Hehe.. Masuk ke lokasi ini dengan membayar 10.000 won lagi, mulai dari bangunan awal, ada replika Kim So Hyun dan Jun Ji Hyun pemeran drama, kami foto, terus kami naik ke tangga-tangga dan menemukan spot-spot diantara bangunan-bangunan warna warni. Kalau kata Kak Arin, ini juga spot syuting Running Man, jadi kami benar-benar menjelajah sampai atas. Kami juga berfoto di replika menara Eiffel dan diantara lingkaran lampu-lampu yang ada disebelahnya. Fyi, untuk diarea taman utama, kami sampai foto berkali-kali, benar-benar sampai lokasinya agak sepi, jadi fotonya ngga ada orang lain di frame. Hehe..

Harusnya kami lanjut ke Garden Morning Calm tapi teman-teman sudah merasa kelelahan dam mual berkat supir taksi disini. Jadi, taksi disini itu ngebut banget dengan jalanan yang berkelok-kelok, makanya beberapa orang jadi mual-muntah-sakit deh. Lalu kami memutuskan pulang ke Hongdae, eits.. ngga pulang ding, mampir ke toko sekitar Hongdae lagi sampai malam.

NAMSAN TOWER + LOVE BRIDGE

Badan terasa pegal-pegal setelah beberapa hari menjelajah Seoul dan hampir selalu berangkat pagi lalu pulang larut malam. Maka di hari itu, saya dan travel-mate saya alias Kak Arin memutuskan untuk berangkat jam 10 pagi menuju Namsan Tower. Kami sempat agak nyasar dan lama menemukan bus 502 menuju Namsan dari Myeongdong, karena dari direction-nya harusnya keluar exit 3 tapi kami menemukan exit 9. Sempat tanya-tanya, ada yang saya tanya, ternyata turis jepang, ada yang ditanya lagi dan menyarankan jalan kaki, tapi pas kami cek di maps jalan kaki hampir satu jam. Syukurnya kami bertemu Ahjumma yang berbaik hati menunjukkan shelter bus menuju Namsan (yang ternyata, kami cukup menyeberang jalan saja). Yah, namanya juga tralever, nyasar mah wajar ya, bikin seru. Hehe..

Naik bus dengan sembilan stop-an, sampailah kami di Namsan Tower. Dari titik bus kami perlu menanjak lagi, perjalanan menanjak itu dihiasi ban——gkubangku dan pepohonan yang sangat cantik, persis seperti di drama-drama. Namsan tower sedang tidak terlalu banyak pengunjung, jadi kami bebas foto tanpa gangguan. Mampir sebentar di toilet untuk menghangatkan diri dan lanjut ke museum teddy bear-nya, sayang ternyata sedang renovasi, jadi kami langsung ke Love Bridge diatas. Untuk beberapa orang yang ingin mengabadikan kisah cinta dengan pasangan atau sekedar ingin menuliskan wish-nya bisa membeli gembok dibawah seharga 8.800-20.000won untuk di taruh di Love Bridge dan membuang kuncinya ke bawah.

Ada gembok penuh warna-warni dengan tulisan dari berbagai bahasa tergantung disana. Area Love Bridge juga lumayan panjang jadi terlihat antusiasme orang untuk menuliskan prasastinya, ada juga banyak pasangan yang saling berjanji ditempat ini, ya, semua sesuai kepercayaan masing-masing aja. Pas lagi asyiknya foto-foto, kami ngga sengaja ketemu kak Mendy dan Kak Klara lagi. Hehe..

HONGDAE STREET

Ini tempat favorite buat nongkrong dan menjelajah malam. Btw, makasih banyak buat Kak Cindy dan BWAMTrip yang menemukan penginapan super-nyaman di Hongdae, jadi akses kemana-mana gampang, jajan juga gampang, belum lagi pertunjukkan musik yang digelar setiap malam, dijamin para penggemar kpop seneng banget deh. Performance mereka ini beneran niat dan penontonnya pun banyak, katanya sih, beberapa yang mau debut juga suka latihan di Hongdae street ini. Suara mereka bagus, ada juga performance yang macam boyband-girlband yaitu nyanyi plus ngedance.

Di sepanjang jalan ini, kamu bisa menemukan beragam minimarket, jadi bisa bandingin harga yang paling murah. Toko-toko baju, sepatu yang ber-merk dan ngasih diskon sampai bikin khilaf juga banyak. Belum lagi jajanan pinggir jalan macam teoppoki dan odeng yang hampir tiap malam kami beli dan selalu bikin ketagihan. Buat yang ga suka teoppoki di Indonesia kayak saya, percayalah, teoppoki disini beneran enak beda sama yang di Jakarta, dan halal (saya nanya ke pedagangnya pakai bahasa Korea dan indo).

Kalau sepulang explore Seoul kami bisa punya waktu, biasanya saya mengajak teman-teman untuk menghabiskan waktu di Hongdae. Sekedar cari baju diskon, kosmetik atau pernak-pernik lainnya. Terakhir saya menemukan Mango-Six Cafe ada disini, tempat paling hits di drama Korea (sering jadi lokasi shooting juga). Meski harga minumannya lumayan mahal kalau dihitung rupiah, apa daya, demi kepuasan dan rasa penasaran saya tetap menebus hot coffee seharga 6900 won.

KETEMU LEE MIN HOO OPPA

Ini adalah highlight dari cerita selama di Seoul, ketemu sama bintang Hallyu paling populer sejagat raya; Lee Min Hoo Oppa. Semua orang bisa ke Korea tapi belum tentu bisa ketemu aktor satu ini, begitu kata temen-temen saya di Jakarta. Sepulang saya ke Jakarta, saya masih ditanya soal Lee Min Hoo ini, gimana cara ketemunya, sampai nanya pakai jasa trip apa sampai bisa ketemu artis (saya promo-in lah BWAMTrip). Saya sendiri tidak terlalu nge-fans sama Lee Min Hoo cuma karena saya nonton semua dramanya, jadi, saya tau. Kebetulan, Kak Cindy ngajak buat lihat Lee Min Hoo yang sedang menjalani masa pengabdian jadi pelayan sosial di Save The Children. Setiap hari kerja selama dua tahun dia akan terus berada disana karena sedang masa wamil, jadi siapapun fansnya bisa datang dan kalau beruntung bisa hi-five atau berfoto dengannya.

Sekitar jam 9 lewat, Min Hoo baru sampai kantornya dan langsung menyapa para fans-nya, dia tampak ramah dan mengucapkan salam (Anyyeonghaseo) sambil menganggukkan kepalanya. Kami masih terpana, sampai menyadari ada Meta yang tak berhenti berteriak kegirangan karena berhasil bersalaman dengan Lee Min Hoo. Saking senangnya, dia sampai menolak untuk dipegang tangannya sama suaminya sendiri. Katanya, tangan min hoo lembut banget dan sangat mengenang, jadi ngga mau dihapuskan. Kelakuan pasangan ini sukses buat kami tertawa sepanjang hari itu.

SEOUL SPOTS

Selain spot-spot itu ada banyak lagi tempat seru yang saya kunjungi seperti Ihwa Mural Village, Haneul Park, Dongdaemun Market, Ewha Womens University, Han River, K-Star Road, DDP, I-Seoul-U dan lainnya. Kalau diceritakan satu-satu jadi super panjang karena saya habiskan delapan hari disana. Tadinya juga saya mau ke busan, sudah beli tiket ktx tapi karena satu dan lain hal jadi dibatalkan. Jadilah benar-benar menikmati Seoul sepuasnya.

BUDAYA DAN ETIKA

Satu hal yang selalu jadi catatan dan persiapan mendetail sebelum explore tempat baru, yaitu tentang etika dan budaya. Sebab, saya yakin setiap tempat punya kebiasaan dan nilai-nilai yang dianut yang berbeda dan unik. Mulai dari cara makan, penggunaan sumpit dan sendok, tidak seperti China/Tiongkok yang menggunakan sumpit, orang Korea menggunakan sup untuk makanan yang berbentuk cairan, semisal sup. Kemudian, etika dengan orang yang lebih tua sangat diperhatikan. Saya beberapa kali melihat anak yang lebih muda mengangguk memberi hormat pada nenek atau kakek yang lewat. Dalam tata bahasa Korea pun, terdapat perbedaan kata ganti untuk yang muda, seumuran dan yang lebih tua.

Meski gelombang kpop-kdrama melanda, budaya khas Korea yang saya sebutkan tadi masih berlaku. Perubahan terjadi pada beberapa pola dan perilaku anak-anak muda disana, terutama soal pergaulan dan juga fashion. Menjadi hal yang sangat biasa melihat pasangan bermesraan sepanjang jalan, atau soal fashion yang jadi tren dan pasti akan dipakai seluruh anak muda disana. Pas kemarin kesana, yang sedang jadi tren long jacket warna hitam, dan, ya, kamu akan menemukan semua orang menggunakan jacket yang sama sepanjang jalan. Lucu deh jadi kamu ga bisa bedain orang-orang disana kalo lagi begitu.

Kak Cindy dan tasnya yang selalu menemani kemanapun dia pergi, percayalah tas itu seberat lebih kurang 4 kg

Perjalanan yang tak terlupakan

Perjalanan kali ini benar-benar menyenangkan, padahal kami tak kenal satu sama lain tapi saya jadi punya teman juga keluarga baru. Ada Kak Arin, si dokter cantik yang jadi travel-mate saya, teman susah-senang-riweuh selama disana. Kak Klara dan Kak Mendy, duet ciamik Kupang yang berhasil menghipnotis untuk belanja baju dan sepatu disini. Hehe.. Ada Nika yang belanjaannya paling banyak berkat jastip, selalu inget heboh dan antusiasnya Nika pas ke tempat-tempat manajemen kpop. Meta-dan-suami, pasangan baru nikah yang ngefans sama drama goblin sampai niat banget ke lokasi shootingnya dan ngikutin gaya-gayaannya Gong Yoo dan kawan-kawannya. Juga ada Maureen, adik super-mandiri yang suka seni, hal-hal artistik juga tradisionalnya Korea. Ka Mona, yang selalu dikenang karena kejadulannya soal Korea, serius, drama yang dia tahu cuma BBF. Kebayang kan betapa old-nya? Haha.. tapi Ka Mona baik dan kece juga. Selain itu ada Bu Novi sekeluarga dan pastinya ada kak cindy. Tour leader yang super baik, kece, informatif dan beneran asik karena berasa jalan sama temen. Kak Cindy ini nyantai dan seru diajak cerita, dia juga suka banget share pengalamannya selama menjelajah tempat lain. Bikin mupeng, kak!

Terakhir, saya cuma mau bilang thank you sooo much bwamtrip for making my bucket-list was checked, sudah membantu saya untuk menjawab banyak pertanyaan yang ada di kepala tentang negara satu ini, bisa nyobain makanan-minuman yang sering dilihat di drama, dan juga mampir ke lokasi-lokasi drama. It’s so wonderful holiday. Sarangheyo bwamtrip!

Gosh

I am a language trainer based in Jakarta, Indonesia. I love traveling, like a lot. I enjoy walking around, language immersion in different places, have a cup of coffee at some unfamiliar coffee shop, embrace the history or art in many different museums. I love coming across people and blending with new culture. I like having conversations with new people, blogging the stories and inspire people.

78 Comments

  • bepe
    March 6, 2018 at 5:26 PM

    sangat bermanfaat deh tulisannya maacii loohhhh 😆😆😍😍

  • Utammi Sri Lestari
    March 6, 2018 at 5:26 PM

    Aaaak pingin ke korea juga.. Makin mupeng setelah liat tulisan ini.. Semoga ga lama lagi bisa kesana.. 😍

    • ana shaalihah
      March 6, 2018 at 5:53 PM

      Yuuuukkk.. Pas spring disini bagus katanya. Hehe

  • Siti Hodijah
    March 6, 2018 at 5:44 PM

    Seru banget bacanya.
    Banyak hal menarik diangkat oleh Anna, tak ketinggalan ulasan budaya di sana.

    Sukses buat agenda jalan-jalan berikutnya, ya.
    🙂

    • ana shaalihah
      March 6, 2018 at 5:53 PM

      Aamiinn.. Next kita jalan bareng yuk.hehe

  • ardiologi
    March 6, 2018 at 6:02 PM

    sepertinya perjalanan yg menyenangkan

    ini ga sekalian nonton winter olympics?

    • ana shaalihah
      March 7, 2018 at 8:19 AM

      Ngga sempet mampir, jadwal penuh. Haha~

  • Tuti aliani
    March 6, 2018 at 6:04 PM

    Waaah…kapan ya punya waktu kesana??
    Walau usia sudah banyak, setelah membaca cerita neng ana jadi serasa kepengen muda lagii…

    • ana shaalihah
      March 7, 2018 at 8:22 AM

      Hayuuuukk.. Liburan sekeluarga bikin awet muda.. Hehe..

  • rukha
    March 6, 2018 at 6:17 PM

    Kecee narasinya……
    jadi pengen ke korea juga…

    • ana shaalihah
      March 7, 2018 at 8:23 AM

      Yuks.. bareng bwamtrip eksplore korea, nanti jadi puas banget. Haha

  • Riri
    March 6, 2018 at 6:18 PM

    Waaaah, bikin pengin ke Seoul niiih.. thanks Kak udah nulis pengalaman perjalanannya ke Seoul

    • ana shaalihah
      March 7, 2018 at 8:24 AM

      Tulisan alaala, ri. Hehe.. Semoga bermanfaat yaaa..

  • sadam bustomi
    March 6, 2018 at 6:41 PM

    Mantaap

  • Idzni
    March 6, 2018 at 6:55 PM

    Waah.. Seru banget, kak.
    Kapan kesana lagi? Jadi pengen ikutan

  • Jajasuharja
    March 6, 2018 at 7:00 PM

    👍👍👍

  • RestiningTyas Rahardyani
    March 6, 2018 at 7:22 PM

    annaaaaaaa…huaaa seruu banget….manfaat banget nih buat next travelling gue..semoga bisa ke negara oppa yesss

  • Kurniaddin Mahmud
    March 6, 2018 at 8:02 PM

    Wah mantep nih. Jadi pngen ke KorSel juga..

  • Dani Sya'bani
    March 6, 2018 at 8:09 PM

    Ditunggu bgt loh ini cerita trip selanjutnya 😉👌

  • Faoza
    March 6, 2018 at 8:12 PM

    Nice story na!! 😘😘

  • Lusty
    March 6, 2018 at 8:20 PM

    Duh.. liat foto2nya jd mupeeng..

  • Dewi
    March 6, 2018 at 8:28 PM

    Waaah seru bangeeet, jadi pengen kesana jugaaa, makasi udah share tulisan yang lengkap bangeeet bikin makin pengeeeen kesana 😍😍😍

    • ana shaalihah
      March 7, 2018 at 8:28 AM

      Maaciiih dewi udah mampir.. Semoga sekeluarga bisa liburan kesini yaaa..

  • Rizanya
    March 6, 2018 at 8:47 PM

    Tks anna infonya. Jadi semangat. Hehe

  • Muryan
    March 6, 2018 at 8:53 PM

    Menarik..bnyak sudut pandang yg bsa d ambl crita dri.belahan dunia yg lain..

  • Emma Sabatini
    March 6, 2018 at 9:01 PM

    Wihhh ceritanya lengkap! Selamat ya udh menikmati Korea:)

    • ana shaalihah
      March 7, 2018 at 8:27 AM

      Makasih banget buat directionnya kemarin, kak. Sungguh membantu. Hehe..

  • Zakiyah Nurunnisa
    March 6, 2018 at 9:21 PM

    Seru bangeeett~~ jadi pengen ke sana bareng keluarga deh

    • ana shaalihah
      March 7, 2018 at 8:25 AM

      Ke korea bawa si kembar seru banget pasti. Haha

  • Dewi Susilawati
    March 7, 2018 at 9:40 AM

    Wuaaaahhh.. Mupeeeeng mbak

  • Langgeng Prayoga
    March 7, 2018 at 9:47 AM

    Semoga disana makin bertambah wisata halalnya, melihat lumayan banyak wisatawan dari negara2 muslim. Belajar dari Jepang yang sudah memulai akan hal tersebut

    • ana shaalihah
      March 8, 2018 at 7:50 PM

      Aamiin, jadi ga terlalu susah cari makan, ya, to. Hehe..

  • Unggul Bhakti Muhammad
    March 7, 2018 at 10:19 AM

    Wuuu fotonya bagus2,
    btw jadi pingin liat performance street music di hongdae

    • ana shaalihah
      March 8, 2018 at 7:53 PM

      Makasih lho, ini semua berkat fujifilm. Haha..
      Atur agenda mampir kesini lah, pak..

  • Rini Febriani
    March 7, 2018 at 11:07 AM

    Owh. Jadi ini Liburan yang Seru-seruan banget itu. Potonya bagus mbaa

    • ana shaalihah
      March 8, 2018 at 7:54 PM

      Mamaciiih sistaaah incessss.. Haha

  • Faris fg
    March 7, 2018 at 11:44 AM

    Woow kereen…mau ikut dong…

    • ana shaalihah
      March 8, 2018 at 7:55 PM

      Hehe.. Iyaa.. Yuukk nanti bisa ngikut sama bwamtrip ini kita

  • Dede sunandar
    March 7, 2018 at 11:51 AM

    Boleh tuh…bikin rencana ahk sama keluarg temtunya…

    • ana shaalihah
      March 8, 2018 at 7:56 PM

      Hayuuukk mang ade. Dijamin seru banget, apalagi pake bwamtrip ini jalannya

  • Nur Hafifah
    March 7, 2018 at 2:48 PM

    Mupenggg liatnya😃😃😃😃

    • ana shaalihah
      March 8, 2018 at 7:57 PM

      fifaaaaaahhh.. Jangan cuma mupeng ayok diwujudin. Haha

  • Kochar
    March 7, 2018 at 5:08 PM

    Keren bangett Naaa, jadi mupeng padahal sblmnya gw biasa aja

    • ana shaalihah
      March 8, 2018 at 8:00 PM

      Haha.. Lo kudu kesini, kochi. Berguru style sama oppa oppa

  • Sari
    March 7, 2018 at 5:39 PM

    Wahh tulisan terinspirasi 😍

  • Resti
    March 7, 2018 at 5:46 PM

    Amazing storyy 💘 bikin pengen kesana…

    • ana shaalihah
      March 8, 2018 at 8:01 PM

      Maafin aku yang kehabisan oleholeh ya, say.. Seenggaknya, ada oleholeh cerita ini. Hehe..

  • Miftahul Farida R
    March 7, 2018 at 8:32 PM

    waaak finally bisa lihat salju sungguhan yaak..
    duh ada paket ke Jepang juga ga sist?
    mupeng sih huhuhu

    • ana shaalihah
      March 8, 2018 at 8:02 PM

      Ada.. Murah juga di bwamtrip. Yuk daftar tripnya, sist..

  • marlena djamsari
    March 8, 2018 at 10:11 AM

    Wah… Perjalanannya menginspirasi banget buat jalan2 ke Korea lagi.. Lain kali kita bisa travelling bareng mba Anna.. Hehe

    • ana shaalihah
      March 8, 2018 at 8:03 PM

      yuk balik lagi tapi jangan cuma wacana ya sist.. Hahaha..

  • Nurulfatmi Amzy
    March 8, 2018 at 7:46 PM

    Berat ya Aaaann tulisannyaaaa, terlalu berat buat nggak kepengen ikutan narik koper ke sana. Makasih loh. Makasih bangeeet! 😏😏😘😘🤣🤣

    • ana shaalihah
      March 8, 2018 at 8:05 PM

      Hahahaa.. Hayuuuuuk kak!
      Next destination kudu diwujudin yaaakk..

      • Mely Jamilah
        March 10, 2018 at 11:04 AM

        Iiih.. seru banget!😍 pengen dong ikutan ngebolang..

  • Maureen
    March 9, 2018 at 8:22 PM

    One of the reason kenapa trip ini gak bisa dilupain, temen-temennya super asiikk..kece deh kak anna

    • ana shaalihah
      March 10, 2018 at 5:57 PM

      Bangeeeeet!
      Padahal baru kenal tapi bisa nge blend gitu. Aakk.. Kangen!

  • Mely Jamilah
    March 10, 2018 at 11:10 AM

    Na..bikin itinerary buat keluarga yuk..

  • Mariana Swastika
    March 10, 2018 at 11:10 AM

    Bisa jadi panduan bgt buat yang mau ke Korea.. Recommended!

  • Nani
    March 10, 2018 at 3:57 PM

    Wiii, tempat rekomendasinya boleh juga, pengen bgt ke petite france sm gyeongbokgung palace!! Pengen ngunjungin juga changdeokgung huuu,, itu istana tamannya bagus bgt..

    • ana shaalihah
      March 10, 2018 at 6:43 PM

      Banget!
      Bahkan kalo kesna lagi tetep pengen ke destinasi yang sama. Hahaa

  • Putri
    March 10, 2018 at 4:02 PM

    Kak, kalo buat rincian waktu, uang dll waktu liburan d sana gimana?

    • ana shaalihah
      March 10, 2018 at 5:54 PM

      Biasanya kalo aku jalan jarang rinciin waktu, cuma buat itin harian. Jadi mau ke destinasi mana aja. So far buat Seoul hampir semua tempat wisatanya deket satusama lain kecuali kalo ke nami island, jeju, busan atau area luar kota lainnya. Ini destinasi yang kutulis jaraknya gajauh kok. Dan disana akses wisatanya gampang, kamu bisa konsultasi itin kamu sama bwamtrip juga. Biayanya terjangkau banget alias murah kalo kamu ikut paket sama bwamtrip, kecuali kalo banyak belanja ini itu, ya. Hehe..

  • Rani
    March 10, 2018 at 5:48 PM

    Baca cerita perjalanan kak anna menarik dan seru banget😊
    Jadi nambah wawasan ttg destinasi korea juga, dan yg pling penting jdi makin pingin ke sana hehehe 😄

    • ana shaalihah
      March 10, 2018 at 6:00 PM

      Yukk nyobain liburan dengan experience baru sama bwamtrip. Budget murah dan nambah teman2 baru lho

  • Fara
    March 10, 2018 at 7:02 PM

    Seru banget baca perjalanan kakak, jadi pengen banget ke korea :). Btw kak tempat paling berkesan yg didatengin apa ?

    • Anna
      March 11, 2018 at 6:18 PM

      Makasih fara udah mampir..
      Pertanyaan susah nih. Soalnya tempat yg aku kunjungin berkesan semua. Tapi, paling suka gyeongbokgung palace sama namsan tower karena feel drama-nya dapet banget(sering dijadiin lokasi shooting kdrama). Hehe..

  • Desharum
    March 10, 2018 at 7:59 PM

    Annnn..makasih udah menginspirasi gw.
    Hahahahah

    • Anna
      March 11, 2018 at 7:09 PM

      Hahaa.. Ayo jalan mbaaak!
      Jadiin lah destinasi ituu..

  • selvy safitri
    March 10, 2018 at 8:08 PM

    Kerennnn dan informatif lho sis semoga gue segera menyusul kesana ya 💓

    • Anna
      March 11, 2018 at 7:09 PM

      Aamiin.. Semoga kesananya buat jalanjalan juga ya sist.. Ga cuma buat kerja.. Hehe..

  • MOE (@mutiarabbani)
    March 12, 2018 at 6:22 PM

    Link yang dikasih, bikin mupeng. Yang budgetnya tipis aja rasanya penget bat ikhtiar ke Korea.

    • Anna
      March 14, 2018 at 8:41 PM

      Yuk muuut.. Lihat performence langsung lagu bogoshipda~
      Hehe..

  • maesaroh
    March 14, 2018 at 8:44 AM

    waaah,, informasinya kece,, recommended dibaca niy buat yang mau ngetrip ke korea and budget terbatas..haha

    • Anna
      March 14, 2018 at 8:42 PM

      Budget trbatas tapi liburan puas cuma sama bwamtrip. Hehe

  • Asih
    March 14, 2018 at 2:45 PM

    Seruuu banget yaaa… jadi kangen mau ke korea lagi (kangen belanja kosmetiknya) huahahahaha

  • Aulia Rahma
    May 24, 2018 at 12:11 PM

    cerita sama infonya seru dan beguna nih buat nanti pergi ke korea. 👍👍

Comments are closed here.

Advertisement




trazy.com

Get On Your Language

Klook.com